Bahaya Kebanyakan Tidur

Apakah kebanyakan tidur berbahaya?
Apa saja bahaya atau resiko kalau kita kebanyakan tidur?

resiko kebanyakan tidur


Kurang tidur sudah pasti mengganggu kesehatan. Namun terlalu banyak tidur juga tidak dianjurkan, sebab berbagai risiko penyakit bakal menghantui orang-orang yang terbiasa tidur lebih dari 9 jam sehari.

Berbagai penelitian menyebut, durasi tidur idealnya berkisar antara 6-8 jam dalam sehari. Tentu saja disesuaikan juga dengan kualitasnya, sebab ada kalanya seseorang tidur cukup lama tetapi kualitasnya seperti kurang tidur.

Yang pasti, kebiasaan tidur di atas 9 jam dalam sehari cenderung tidak baik untuk kesehatan. Beberapa risiko yang harus dihadapi antara lain sebagai berikut, seperti dikutip dari Huffingtonpost, Sabtu (26/2/2016).

Kebanyakan tidur bisa bikin depresi

Pada tahun 2014, sebuah penelitian dilakukan pada sejumlah pasangan kembar. Penelitian ini mengungkap bahwa durasi tidur berhubungan dengan risiko depresi. Seseorang yang tidur antara 7-9 jam sehari punya risiko depresi sebesar 27 persen, sedangkan yang tidur di atas 9 jam dalam sehari risikonya mencapai 49 persen.

Kebanyakan tidur bisa bikin kerusakan otak

kelamaan tidur rusak otak
Penelitian tahun 2012 mengungkap bahwa perempuan yang terlalu banyak tidur selama 6 tahun berturut-turut akan mengalami penurunan fungsi otak. Perubahan yang terjadi setara efeknya dengan penuaan yang terjadi 2 tahun lebih cepat. Masih doyan lama-lama tidur?

Kelamaan tidur bisa bikin susah dapet momongan

Tahun 2013, sebuah penelitian dilakukan terhadap 650 perempuan di Korea. Para perempuan tersebut sedang menjalani teknologi pembuahan berbantu. Para perempuan yang memiliki durasi tidur antara 7-8 jam, risiko terjadi pembuahan terpantau paling tinggi. Sebaliknya pada perempuan dengan durasi tidur lebih dari 11 jam, peluang hamilnya paling rendah.

Kebanyakan tidur bisa bikin kegemukan dan kencing manis (diabetes)

Penelitian di Wuebec, Kanada mengungkap bahwa orang yang tidur lebih dari 8 jam sehari punya risiko 2 kali lipat terjangkit diabetes melitus tipe 2. Mereka juga lebih rentan mengalami kegemukan dibandingkan orang-orang yang durasi tidurnya antara 7-8 jam dalam sehari. Nah lho, emangnya mau kena resiko diabetes dan kegemukan gara-gara banyak tidur?

Kelamaan tidur bisa bikin resiko sakit jantung makin tinggi

Sebuah penelitian tahun 2012 yang dipresentasikan dalam American College of Cardiology mengungkap bahwa tidur lebih dari 8 jam sehari berhubungan dengan peningkatan risiko masalah jantung. Peneliti mengamati data dari 3.000 orang, dan menemukan bahwa orang yang kebanyakan tidur 2 kali lebih berisiko mengalami angina dan 1,1 kali lebih rentan penyakit jantung koroner.

Kebanyakan tidur bisa meningkatkan resiko mati muda

Kajian terhadap 16 penelitian mengungkap bahwa risiko kematian dini karena sebab apapun, mengalami peningkatan pada orang-orang yang tidurnya lebih dari 8 jam sehari. Peningkatannya bahkan mencapai 1,3 kali lipat dibandingkan rata-rata dari 1.382.999 partisipan.

Betul, ajal/umur semua sudah ditakdirkan, tapi kalau rajin merokok? rajin narkoba? rajin tawuran?
Itu bisa meningkatkan resiko kematian lebih cepat. Nah, nanti di kuburan dan hari kiamat akan ditanya kenapa sering melakukan hal-hal yang mempercepat kematian, dan semua akan ada balasannya.
Kalau menurut penelitian kebanyakan tidur juga bisa meningkatkan kematian dini, berarti kebanyakan tidur adalah hal yang bisa mendatangkan mudharat / bahaya.


Demikian beberapa efek buruk kalau kita kerjaannya cuma tidur. Maka sebaiknya kita meningkatkan kegiatan kita seperti memperbanyak bacaan al-Quran yang pahalanya 10 kebaikan untuk setiap hurufnya. Daripada banyak tidur yang jelas-jelas tidak bagus untuk kesehatan. Lagipula, apa enaknya sih kebanyakan tidur? Ga produktif lho… juga ngebosenin.

via @Detik health

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *